Jun 25, 2024

Bagaimana Seharusnya Kita Mengendalikan Kecanduan Gadget pada Anak-Anak?

Bagaimana Seharusnya Kita Mengendalikan Kecanduan Gadget pada Anak-Anak? image

Pada era digital, kecanduan gadget pada anak-anak menjadi perhatian utama bagi orang tua. Penggunaan digital yang berlebihan akan berdampak negatif pada perkembangan anak secara fisik, emosional, dan sosialnya. Sebuah studi terkenal di Bangladesh mengidentifikasi hubungan yang signifikan antara kecanduan gadget yang tinggi dan fungsi kognitif yang buruk di kalangan anak-anak. Penelitian ini juga menunjukkan faktor-faktor tertentu, termasuk demografi dan dinamika keluarga. Tetapi, orang tua seharusnya tidak perlu terlalu khawatir karena kecanduan gadget dapat dikendalikan. Namun, sebelum membahas cara mengendalikan kecanduan gadget, orang tua harus mengetahui terlebih dahulu apa sih penyebab kecanduan gadget pada anak-anak. 

 

 

Penyebab Kecanduan Gadget pada Anak-Anak

 

Konten Digital yang Menarik

Kids Playing Game

Sumber: Victoria Regen (Pixabay)

Adanya aplikasi, video game, serta media sosial akan membuat anak-anak terus ingin terlibat karena fitur-fitur yang dimilikinya sangat menarik. Keterlibatan pasif pada hiburan di perangkat digital dapat memiliki dampak negatif yang signifikan dan berkontribusi pada kemungkinan anak untuk memiliki kecanduan gadget pada anak-anak. Ketika anak-anak berinteraksi dengan teknologi yang fokus mengonsumsi conten pasif, dari pada aktifitas kreatif dan aktif, dapat meningkatkan resiko untuk mereka menjadi terlalu bergantung dan kecanduan pada perangkat mereka.

Terlebih dari itu, media sosial juga dapat membuat anak merasa dihargai dan diakui karena adanya fitur “like” dan komentar yang akan membuat anak kecanduan untuk mendapatkan eksistensi. Algoritma di balik aplikasi ini dirancang untuk dapat terus menarik perhatian penggunanya. Hal ini tentu membuat anak-anak sulit untuk berhenti dan kemungkinan akan terjebak dalam penggunaan media sosial dan video game yang berlebihan.

 

Kurangnya Aktivitas Alternatif

Sumber: Freepik

Anak yang tidak memiliki aktivitas seperti hobi atau aktivitas fisik lain cenderung lebih mudah mengalami kecanduan gadget. Kekurangan pilihan aktivitas lain akan membuat anak lebih sering mengalihkan aktivitas mereka ke perangkat digital untuk mengisi waktu luang.

Beberapa studi akademis menunjukkan bahwa peningkatan waktu layar sering dikaitkan dengan tingkat perilaku sedentari yang lebih tinggi, termasuk periode duduk atau berbaring yang berkepanjangan. Dampak waktu layar terhadap tingkat aktivitas fisik sangat signifikan, dengan bukti yang menunjukkan bahwa keterlibatan layar mengarah pada penurunan aktivitas fisik dan peningkatan risiko kelebihan berat badan.

Misalnya, anak-anak yang tidak memiliki aktivitas fisik akan cepat merasa bosan. Sehingga, pilihan aktivitas yang akan dilakukan adalah dengan bermain gadget. Maka dari itu, kurangnya interaksi sosial dan kegiatan di luar rumah akan berkontribusi pada peningkatan penggunaan gadget anak Anda.

 

Peran Orang Tua dan Lingkungan

Parents Busy With Gadget

Sumber: Freepik

Anak biasanya akan meniru hal-hal yang ada di sekitar mereka. Studi telah menunjukkan bahwa anak-anak kecil sering meniru apa yang mereka lihat di layar atau apa yang dicontohkan oleh orang dewasa di sekitarnya. Jika anak melihat orang tua atau orang di lingkungannya sering menggunakan gadget, maka anak pun merasa bahwa penggunaan gadget yang berlebihan adalah hal yang normal dan akan berkontribusi pada kecanduan gadget.

Contohnya adalah jika orang tua lebih sering terlihat sibuk dengan gadget-nya di depan anak mereka, anak akan menganggap bahwa perilaku tersebut merupakan hal yang bisa ia ikuti. Maka, pengaruh orang tua sangat besar dalam membentuk kebiasaan anak-anak mereka.

 

Kebutuhan Emosional

Social media addiction

Sumber: Freepik

Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak sering menggunakan gadget untuk mengatasi stres, kebosanan, atau kesepian dalam kehidupan nyata. Perilaku ini dikaitkan dengan berbagai hasil kesehatan mental, dan gadget terkadang digunakan sebagai alat utama untuk mengatur emosi.  Sehingga, gadget dianggap sebagai solusi utama dalam permasalahan mereka tanpa menyadari ada hal lain yang bisa dilakukan, seperti bermain di luar, berinteraksi dengan teman, dan hal-hal lainnya.

Memang benar bahwa beberapa studi menunjukkan bahwa penggunaan tersebut dapat meredakan stres sementara tetapi tidak mengatasi masalah yang mendasarinya, yang dapat menyebabkan peningkatan gejala depresi dan kecemasan di kemudian hari.

Anak yang mengalami kesulitan berkomunikasi atau tidak mendapatkan perhatian cukup dari orang tua, kemungkinan besar akan mencari pelariannya di dalam gadget. Hal ini bisa menjadi kebiasaan yang sulit dihentikan tanpa langkah yang tepat dari orang tua.

 

Baca Juga Artikel Lainnya:

Best 19! Sekolah Swasta dan Internasional di Kota Surabaya Barat – Biaya, Alamat, Lengkap 2024/2025

Why Website Speed is Important? How to Check a Website Speed by Yourself

 

Cara Mengendalikan Kecanduan Gadget pada Anak-Anak

 

Menetapkan Batasan Waktu Penggunaan Gadget

Screen Time Sumber: Kemenkes

Sumber: Instagram @ayosehat.kemkes

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes), anak berusia di bawah 2 tahun direkomendasikan untuk tidak diberikan akses gadget. Namun, jika dibutuhkan disarankan untuk pemakaian tidak lebih dari 1 jam per hari dan harus didampingi orang tua. Anak usia 2-5 tahun waktu yang dianjurkan adalah 1 jam per hari. Pada anak usia 6-12 tahun yaitu tidak lebih dari 1,5 jam per hari. Untuk anak usia 12-18 tahun yaitu 2 jam per hari.

Orang tua bisa membuat jadwal harian yang di dalamnya mencakup waktu untuk belajar, bermain di luar, melakukan aktivitas fisik, serta waktu istirahat dapat membantu anak memahami pentingnya keseimbangan dalam penggunaan waktu mereka.

 

Memberikan Contoh yang Baik

Sumber: Freepik

Anak akan meniru kebiasaan orang tua mereka. Maka dari itu, orang tua harus memberikan contoh yang baik dalam penggunaan gadget. Tunjukkanlah kepada anak bahwa Anda memiliki batasan waktu dan memiliki aktivitas lain seperti berolahraga.

Penelitian menunjukkan bahwa perilaku orang tua sangat memengaruhi kebiasaan dan sikap anak-anak terhadap teknologi. Jadi, orang tua dapat menetapkan aturan untuk tidak menggunakan gadget selama makan malam atau pertemuan keluarga. Dengan cara ini, anak-anak akan mengetahui bahwa ada waktu tertentu untuk penggunaan gadget.

 

Dorong Kegiatan Positif Lain

Aktivitas untuk anak

Sumber: Pixabay

Ajaklah anak Anda untuk melakukan berbagai kegiatan lain seperti bermain di luar rumah, menggambar, berolahraga, atau mencari hobi yang sesuai dengan minat dan bakat sang anak. Dengan memberikan pilihan kegiatan tersebut, anak-anak akan cenderung mengalihkan fokus mereka dari gadget.

Selain itu, mendorong anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan komunitas atau klub dapat menemukan minat baru dan membuat mereka lebih terlibat secara sosial. Hal ini dapat dikatakan efektif karena dapat mengurangi waktu mereka di depan layar.

 

Berikan Edukasi Mengenai Penggunaan Gadget

Sumber: Freepik

Menurut BMC Psychiatry, penggunaan perangkat mobile yang berlebihan di kalangan anak-anak dikaitkan dengan berbagai hasil kesehatan mental seperti kecemasan, stres, dan kinerja pendidikan yang buruk. Ajari anak Anda mengenai cara penggunaan gadget yang tidak berlebihan. Orang tua bisa memberitahukan dampak negatif dari penggunaan gadget yang berlebihan serta ajak anak berdiskusi bagaimana cara menggunakan gadget dengan bijak. Menumbuhkan pemahaman literasi digital dan penggunaan perangkat sangatah penting untuk menghindari kemungkinan kecanduan gadget bagi anak-anak. Ketika anak-anak memiliki kemampuan dan pemahaman penggunaan perangkat secara bertanggung jawab, maka mereka akan jarang bergantung dan kecanduan gadget atau perangkat digital.

Edukasi tersebut bisa berupa informasi mengenai risiko kesehatan yang ditimbulkan dari penggunaan gadget berlebihan. Dengan memahami risiko tersebut, anak-anak dapat lebih berhati-hati dalam menggunakan gadget.

 

Aktifkan Kontrol Orang Tua

Kecanduan gadget

Sumber: Android Police

Di zaman serba praktis ini, orang tua tidak perlu terlalu khawatir akan aktivitas yang anak lakukan di gadget mereka. Anda dapat mengatifkan fitur Kontrol Orang Tua yang ada di perangkat gadget anak Anda. Fitur kontrol orang tua ini bisa memantau aplikasi apa saja yang digunakan anak, berapa lama menggunakannya, bahkan memblokir konten yang tidak sesuai. Tetapi, orang tua juga harus dapat memahami dan menghargai privasi anak untuk menjaga kenyamanan sang anak.

Kontrol ini bisa diakses di berbagai perangkat, seperti android, iOS, Windows, Google, bahkan di router wifi rumah Anda. Sehingga, Anda bisa lebih tenang karena dapat mengontrol aktivitas anak Anda melalui fitur ini.

 

Mengikutsertakan Anak dalam Kegiatan Edukatif

Orang tua harus memberikan pendekatan yang tepat dalam menghadapi era yang serba digital ini. Jika orang tua merasa bahwa kecanduan gadget pada anak sulit untuk diubah, maka ikut sertakan anak dalam kegiatan edukatif yang melibatkan gadget seperti penggunaan aplikasi belajar bahasa, mengikuti kelas coding dan pemrograman, ataupun penggunaan game edukasi.   


Itulah beberapa hal penting yang harus diperhatikan orang tua terhadap penggunaan gadget pada anak. Mengendalikan kecanduan gadget bisa Anda lakukan dengan memanfaatkan teknologi secara edukatif seperti yang ditawarkan Timedoor Academy. 

Timedoor Academy menawarkan kelas IT Education untuk anak tercinta Anda agar dapat terus terlibat dengan teknologi secara positif. Disini, anak akan belajar memanfaatkan teknologi, termasuk membuat dan mengembangkan game mereka sendiri.

Kami menawarkan kelas trial bagi Anda yang ingin mencobanya terlebih dahulu. Ayo, daftarkan anak Anda sekarang dan rasakan manfaatnya untuk anak Anda! Coba dengan gratis disini.

Artikel Lainnya

6 Best! Rekomendasi Sumber Belajar Coding Gratis untuk Anak 2025
6 Best! Rekomendasi Sumber Belajar Coding Gratis untuk Anak 2025
Di era digital seperti sekarang, keterampilan coding menjadi salah satu bekal penting bagi anak-anak untuk masa depan. Coding bukan hanya soal membuat program komputer, tapi juga melatih logika, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah. Menariknya, kini sudah banyak sumber belajar coding gratis untuk anak yang bisa diakses dengan mudah dari rumah. Bagi orang tua yang ingin mengenalkan dunia pemrograman sejak dini, artikel ini akan membahas berbagai platform, aplikasi, dan situs web yang menyediakan pembelajaran coding secara gratis, menyenangkan, dan tentunya ramah anak. Mengapa Anak Perlu Belajar Coding Sejak Dini? Belajar coding bukan hanya ditujukan untuk mereka yang ingin menjadi programmer. Kegiatan ini dapat mengasah berbagai keterampilan kognitif yang penting, seperti berpikir kritis, ketekunan, dan kerja tim. Selain itu, dengan belajar coding, anak-anak juga belajar untuk tidak takut gagal, karena mereka akan terbiasa mencoba, mengevaluasi kesalahan, dan memperbaikinya. Memperkenalkan coding sejak usia dini juga memberi anak kesempatan untuk mengeksplorasi minat mereka di bidang teknologi dan menciptakan sesuatu yang mereka banggakan, seperti game sederhana, animasi, atau cerita interaktif. Karakteristik Sumber Belajar Coding yang Ramah Anak Saat memilih sumber belajar coding gratis untuk anak, penting untuk memperhatikan beberapa hal berikut: Bahasa penyampaian yang sederhana dan mudah dimengerti Visual yang menarik dan interaktif Tahapan materi yang bertahap dan sesuai usia Adanya elemen permainan (gamifikasi) yang membuat belajar jadi menyenangkan Keamanan dan bebas dari iklan yang mengganggu Berikut ini beberapa rekomendasi platform dan sumber yang bisa dicoba. 6 Best! Rekomendasi Sumber Belajar Coding Gratis untuk Anak 2025 1. Scratch Scratch adalah platform pengenalan coding yang dirancang oleh MIT untuk anak-anak usia 8 tahun ke atas. Dengan antarmuka berbasis blok warna-warni, anak bisa membuat animasi, cerita, atau game interaktif tanpa harus mengetik baris kode. Scratch mendorong kreativitas anak dan memiliki komunitas global yang memungkinkan mereka berbagi hasil karya dengan aman. Scratch juga tersedia dalam Bahasa Indonesia, sehingga cocok untuk anak-anak di Indonesia. 2. Code.org Code.org adalah salah satu platform edukasi coding paling populer di dunia. Di dalamnya tersedia berbagai kursus gratis dengan tingkat kesulitan yang beragam, mulai dari pemula hingga lanjutan. Anak bisa belajar dengan tokoh-tokoh favorit seperti Elsa dari Frozen atau Steve dari Minecraft. Yang menarik, Code.org memiliki kurikulum khusus untuk anak usia SD hingga SMA, dengan pendekatan yang menyenangkan dan berbasis proyek. 3. Tynker Tynker juga termasuk platform yang banyak direkomendasikan untuk anak. Meskipun versi premiumnya berbayar, Tynker menyediakan akses gratis ke beberapa modul pengantar yang cukup lengkap. Anak bisa belajar konsep dasar coding melalui permainan, membuat animasi, hingga belajar tentang drone dan robotika secara sederhana. 4. Khan Academy – Computer Programming Khan Academy dikenal luas sebagai platform edukasi gratis. Mereka juga menyediakan kursus pengantar pemrograman untuk anak-anak, terutama remaja yang sudah mulai memahami logika pemrograman berbasis teks. Video yang disediakan Khan Academy bersifat interaktif dan dapat diikuti secara bertahap, menjadikannya pilihan baik untuk anak yang sudah sedikit lebih besar. 5. Blockly Games Blockly Games adalah serangkaian game edukatif yang mengajarkan konsep dasar coding menggunakan bahasa pemrograman visual berbasis blok. Platform ini cocok untuk anak-anak yang baru mengenal dunia pemrograman dan ingin belajar sambil bermain. Dengan tampilan yang sederhana namun fungsional, Blockly Games sangat cocok digunakan sebagai langkah awal mengenalkan coding kepada anak usia SD. 6. Timedoor Academy Selain semua platform internasional di atas, ada juga pilihan lokal yang tak kalah menarik: Timedoor Academy. Timedoor menawarkan kelas online coding interaktif khusus anak dengan pendekatan yang menyenangkan, mudah dipahami, dan didampingi oleh instruktur berpengalaman. Timedoor Academy memahami kebutuhan anak-anak Indonesia dalam belajar coding, mulai dari bahasa yang digunakan, pendekatan belajar berbasis proyek, hingga fleksibilitas jadwal. Tersedia juga kelas gratis yang bisa dicoba untuk mengenalkan anak pada pengalaman belajar coding tanpa harus langsung berlangganan. Tips Memaksimalkan Belajar Coding di Rumah Agar proses belajar coding lebih optimal, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan oleh orang tua: Dampingi anak saat mencoba platform baru, terutama untuk anak usia dini Tetapkan waktu belajar rutin, misalnya 30 menit sehari Berikan tantangan kecil, seperti membuat game sederhana atau animasi Apresiasi setiap pencapaian anak, sekecil apa pun hasilnya Jaga keseimbangan, agar anak tidak terlalu lama di depan layar Siap Belajar Coding dari Rumah? Ini Langkah Awalnya Belajar coding kini semakin mudah diakses dengan banyaknya sumber belajar coding gratis untuk anak. Orang tua bisa mulai mengenalkan dunia pemrograman sejak dini melalui platform yang interaktif dan menyenangkan. Namun agar proses belajar lebih terarah, penting memilih metode yang sesuai dan aman untuk anak. Timedoor Academy menawarkan kelas coding online khusus anak dengan pendekatan yang kreatif dan terstruktur. Didampingi instruktur berpengalaman dan materi yang disesuaikan dengan usia anak, Timedoor siap mendampingi perjalanan belajar si kecil. Coba kelas gratisnya sekarang dan bantu anak mulai belajar coding dari rumah dengan cara yang menyenangkan.
11 Terbaik! Sekolah Swasta dan Internasional di Bintaro – Biaya, Kurikulum, dan Alamat
11 Terbaik! Sekolah Swasta dan Internasional di Bintaro – Biaya, Kurikulum, dan Alamat
Bintaro, kawasan modern yang berkembang di Jabodetabek, menawarkan berbagai pilihan sekolah swasta dan internasional dengan kualitas tinggi bagi putra-putri kita. Sekolah-sekolah swasta dan internasional di Bintaro telah memiliki kurikulum yang komprehensif, suasana belajar yang inspiratif, dan fasilitas modern, dengan institusi pendidikan yang fokus pada keunggulan akademis serta pembentukan karakter untuk mempersiapkan anak Anda meraih kesuksesan. Bagi Anda yang menginginkan pendidikan terbaik, Bintaro menyediakan banyak pilihan sekolah swasta dan internasional yang berkualitas. Kami telah menyiapkan informasi penting untuk membantu Anda membuat keputusan, termasuk lokasi sekolah, kurikulum, dan perkiraan biaya dari pendaftaran hingga kelulusan. Temukan daftar sekolah terkini di sini dan pilih yang terbaik untuk masa depan anak Anda di kawasan Bintaro. SD : Sekolah Swasta dan Internasional di Bintaro SD Islam Amalina Sumber : SD Islam Amalina (Google Maps) Alamat : Jl. Raya Pd. Aren No.8, Pd. Aren, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15224 Kurikulum : KTSP Biaya : Pendaftaran : Rp. 850.000 Uang Pangkal : Rp. 26,000.000 SPP : Rp. 1,250.000 Silahkan hubungi pihak sekolah secara langsung untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait biaya, fasilitas, dan lain-lain melalui website disini. SD Auliya Sumber : SD Auliya Website Alamat : Jl. Jombang Raya No.1, RT.1/RW.7, Parigi, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15227 Kurikulum : Merdeka & Cambridge Biaya : Biaya Administrasi : Rp. 350.000 SPP Bulanan : Rp. 1,250.000 Perlengkapan dan Buku Laki-laki : Rp. 3,650.000 Perlengkapan dan Buku Perempuan : Rp. 3,850.000 Silahkan hubungi pihak sekolah secara langsung untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait biaya, fasilitas, dan lain-lain melalui website disini. SD Mentari Intercultural School Bintaro  Sumber : Mentari International School Website Alamat : Jl. Perigi Baru No.7A, Parigi Baru, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15228 Kurikulum : Cambridge, IB. Biaya : Tes dan pendaftaran: Rp. 600.000 Uang pangkal: Rp 89,000.000 SPP : Rp 8,400.000/ bulan Seragam : Rp 210.000/ set Co-curricular fee : Rp 2,600.000/ tahun Silahkan hubungi pihak sekolah secara langsung untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait biaya, fasilitas, dan lain-lain melalui website disini. British School Jakarta  Sumber : British School Jakarta Website Alamat : Bintaro Jaya, Jl. Jombang Raya Sektor 9, Pd. Pucung, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15427 Kurikulum : (International Baccalaureate). Biaya : TK (Kindergarten One) (usia 3-4): Rp118,366.000 per tahun TK (Kindergarten Two) (Usia 4-5): Rp127,537.000 per tahun Tingkat Pendidikan 1 (Key Stage 1) (kelas 1 dan 2): Rp320,343.000 per tahun Tingkat Pendidikan 2 (Key Stage 2) (kelas 3 hingga 6): Rp339,083.000 per tahun IB Middle Years Programme (MYP) (kelas 7 hingga 10): Rp388,517.000 per tahun IGCSE (International General Certificate of Secondary Education) (kelas 11): Rp 388,517.000 per tahun IB Diploma, IB Career-related Programme and IB Courses (kelas 12 dan 13): Rp 425,839.000 per tahun. Silahkan hubungi pihak sekolah secara langsung untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait biaya, fasilitas, dan lain-lain melalui website disini. Baca Juga Artikel Lainnya: https://staging.timedooracademy.com/id/blog/sekolah-swasta-dan-internasional-di-depokhttps://staging.timedooracademy.com/id/blog/timedoor-academy-sea-coding-competition-2 SMP : Sekolah Swasta dan Internasional di Bintaro SMP Global Jaya School Sumber : Website Global Jaya School Alamat :Jl. Emerald Boulevard, Parigi, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15227 Kurikulum : International Baccalaureate (IB) Biaya : Biaya Pembangunan  : Rp.25,000.000 SPP per tahun : Rp. 138,000.000 Silahkan hubungi pihak sekolah secara langsung untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait biaya, fasilitas, dan lain-lain melalui website disini. SMP ALMUBARAK Sumber : Instagram SMP Almubarak Alamat :  Jl. Jombang Raya No.15, Pd. Kacang Tim., Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15227 Kurikulum : Merdeka Biaya : Formulir: Rp 250.000  Gedung: Rp 1,000.000 Seragam: Rp 700.000 Kegiatan 1 tahun: Rp 5,800.000  SPP : Rp. 1,150.000 SMP Islam Amalina Sumber : Google Map Alamat : Jl. Raya Pondok Aren No.8, Kota Tangerang Selatan, Banten. Kurikulum : KTSP Biaya Biaya pendaftaran: Rp 950.000 Uang pangkal: Rp 21,000.000 – Rp 24,000.000 Biaya SPP: Rp 1,100.000 Silahkan hubungi pihak sekolah secara langsung untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait biaya, fasilitas, dan lain-lain melalui website disini. SMA : Sekolah Swasta dan Internasional di Bintaro SMAK Penabur Bintaro Jaya Sumber : Google Maps Alamat : Bintaro Jaya, Jalan Panglima Polim No.1 Kavling A6, Pondok Jaya, Pondok Aren, South Tangerang City, Banten 15224 Kurikulum : Merdeka, Nasional 2013 Biaya : Pendaftaran : Rp. 425.000 SPP : Rp. 2,790.000 Silahkan hubungi pihak sekolah secara langsung untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait biaya, fasilitas, dan lain-lain melalui website disini. SMA British School Sumber : British School Jakarta Website Alamat : Bintaro Jaya, Jl. Jombang Raya Sektor 9, Pd. Pucung, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15427 Kurikulum : International Baccalaureate (IB) Biaya : Pendaftaran: Rp4,000.000 Uang jaminan: Rp30,000.000 Uang pendaftaran IB (kelas 11 dan 12): Rp30,000.000 Uang pembangunan (kelas 10-12): Rp55,000.000 per tahun Uang sekolah Tingkat 4 (kelas 10-12): Rp353,499.000 per tahun Silahkan hubungi pihak sekolah secara langsung untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait biaya, fasilitas, dan lain-lain melalui website disini. SMA Yadika 6 Pondok Aren Sumber : Google Maps Alamat :  Jl. Jurang Mangu Bar., Jurang Mangu Barat, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15222 Kurikulum : Merdeka Biaya : Uang Pangkal : Rp. 2,000.000 SPP : Rp. 650.000 Silahkan hubungi pihak sekolah secara langsung untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait biaya, fasilitas, dan lain-lain melalui website disini. SMA Mutiara Harapan Islamic School Sumber : Google Maps (Sarahjane Factor Huinda) Alamat : Jl. Pd. Kacang No.2, Pd. Kacang Tim., Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15227 Kurikulum : Nasional Biaya : Uang pangkal: Rp 50,000.000 Uang formulir: Rp 600.000 Uang pengembangan: Pembayaran penuh Rp 54,000.000 Iuran tahunan: Rp 9,900.000 SPP per bulan: Rp 4,200.000 Silahkan hubungi pihak sekolah secara langsung untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait biaya, fasilitas, dan lain-lain melalui website disini. Tempat Wisata di Bintaro Sumber : Tiket.com Kawasan Bintaro memiliki tempat wisata yang sangat unik, seperti BXSea yang satu ini. Di BXSea kamu mendapatkan kesempatan untuk melihat kehidupan bawah laut lebih dekat lagi tanpa harus menyelam atau diving. BXSea adalah wisata bawah laut yang terdapat terowongan bawah laut terbesar di asia tenggara. Harga tiket untuk bisa merasakan experience wisata bawah laut di BXSea ini adalah Rp. 155.000 - Rp. 180.000 (Tiket.com).Di Bintaro, terdapat beragam pilihan institusi pendidikan non-pemerintah yang menawarkan alternatif pendidikan berkualitas. Penting untuk membekali anak-anak dengan keterampilan teknologi mutakhir, seperti pemrograman komputer, guna mempersiapkan mereka menjadi pemikir kreatif dan inovator yang siap menghadapi tantangan masa depan. Kabar baik bagi warga Bintaro, Timedoor Academy kini hadir di kota Anda! Timedoor Academy di Bintaro menyediakan kursus komputer dan coding terdekat khusus untuk anak-anak dengan metode pembelajaran yang mudah dipahami, menerapkan kurikulum berstandar Inggris dan Jepang. Oleh karena itu, selain sekadar sekolah swasta dan sekolah internasional di Bintaro, segera daftarkan putra-putri Anda untuk mempersiapkan mereka menghadapi perubahan di masa depan. Mari lengkapi pendidikan anak melalui Timedoor Academy di Bintaro. Kami memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengeksplorasi potensi mereka dalam dunia pemrograman dengan adanya sesi free trial di Timedoor Academy di Bintaro. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi tautan disini.
Mengenal Peran STEM dalam Pendidikan Anak Di 2025
Mengenal Peran STEM dalam Pendidikan Anak Di 2025
Di tengah perkembangan teknologi yang cepat, pendekatan pendidikan pun ikut berubah. Salah satu pendekatan yang semakin banyak dibicarakan adalah STEM, yang merupakan singkatan dari Science, Technology, Engineering, dan Mathematics. Meskipun istilah ini masih terdengar asing bagi sebagian orang tua, konsepnya sebenarnya sudah banyak diterapkan di sekolah-sekolah. Memahami pentingnya STEM dalam pendidikan anak bisa membantu orang tua menyiapkan anak menghadapi masa depan yang serba digital. Artikel ini akan membahas peran STEM dalam pembelajaran anak masa kini dan bagaimana orang tua bisa ikut berperan mendukungnya. Belajar Lewat Proyek dan Praktik Langsung Salah satu ciri khas dari STEM dalam pendidikan anak adalah pendekatannya yang mengandalkan praktik langsung. Anak tidak hanya duduk mendengarkan atau membaca buku, tapi juga diajak untuk membuat sesuatu, menyusun proyek, dan memecahkan masalah nyata. Proyek seperti membuat jembatan sederhana dari stik es krim, menyusun robot kecil, atau membuat eksperimen sains di rumah adalah contoh aktivitas yang bisa membantu anak memahami konsep dengan cara yang menyenangkan dan tidak membosankan. Membentuk Cara Pikir Kritis dan Kreatif Melalui STEM, anak belajar untuk berpikir secara logis dan menyusun solusi dari masalah yang mereka temui. Mereka diajak untuk mencoba, gagal, memperbaiki, dan mencoba lagi. Proses ini sangat baik untuk membangun daya tahan mental dan rasa ingin tahu. Selain berpikir kritis, anak juga terdorong untuk lebih kreatif. STEM dalam pendidikan anak tidak hanya mengajarkan rumus, tapi juga memberi ruang bagi anak untuk mengembangkan ide-ide baru dan menjelajah berbagai kemungkinan. Mengapa STEM Penting Dikenalkan Sejak Dini? Mengasah Kemampuan Memecahkan Masalah Sejak KecilSTEM membantu anak mengenali tantangan dan belajar mencari solusinya secara bertahap. Misalnya, ketika robot rakitannya tidak berjalan sesuai rencana, anak akan mencoba memperbaikinya dengan pendekatan berbeda. Membentuk Kebiasaan Belajar MandiriMelalui proyek-proyek STEM, anak terdorong untuk mengeksplorasi dan belajar dengan ritme mereka sendiri. Hal ini menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemampuan mengatur diri sejak dini. Mengenalkan Dunia Teknologi dengan PositifAlih-alih hanya menggunakan gadget untuk hiburan, anak bisa diajak menggunakan teknologi untuk mencipta. Ini membantu membentuk sikap yang lebih aktif dan produktif terhadap perkembangan digital. Menyiapkan Anak Menghadapi Dunia Kerja Masa DepanBanyak pekerjaan masa depan membutuhkan kemampuan berpikir analitis, kolaborasi, dan pemahaman dasar teknologi. STEM dalam pendidikan anak memberi fondasi kuat untuk menghadapi hal ini. Tidak Harus Rumit atau Mahal Salah satu kekhawatiran umum dari orang tua adalah anggapan bahwa pembelajaran STEM membutuhkan alat canggih atau sekolah mahal. Padahal, banyak aktivitas sederhana yang bisa dilakukan di rumah dengan bahan seadanya. Misalnya, membuat gunung meletus dari soda dan cuka atau menyusun pola menggunakan kancing warna-warni. Banyak platform edukasi seperti Timedoor Academy juga menawarkan kelas daring dengan materi yang mudah diakses dan terstruktur. Dengan bimbingan yang tepat, anak bisa belajar coding, logika, dan robotika langsung dari rumah. Peran Orang Tua dalam Pembelajaran STEM Orang tua tidak harus paham semua teknis untuk bisa mendukung anak. Peran terpenting adalah memberikan dorongan dan ruang bagi anak untuk bereksplorasi. Memberi waktu, mendengarkan cerita anak tentang eksperimen mereka, dan menunjukkan minat terhadap hasil belajarnya bisa memberi dampak besar. Dengan ikut terlibat, anak akan merasa usahanya dihargai. Ini bisa meningkatkan semangat mereka dalam belajar dan mencoba hal-hal baru, khususnya yang berhubungan dengan STEM dalam pendidikan anak. Kesetaraan Akses Juga Harus Diperhatikan Penting juga bagi orang tua dan sekolah untuk memastikan bahwa STEM tidak hanya dinikmati oleh anak-anak tertentu saja. Anak perempuan, anak dari latar belakang berbeda, dan anak dengan gaya belajar yang unik juga perlu mendapat kesempatan yang sama. Menyediakan pendekatan yang inklusif, materi yang beragam, dan lingkungan yang mendukung sangat penting agar semua anak bisa merasakan manfaat dari pembelajaran STEM. Pendidikan yang Menyambut Masa Depan REGE Dengan mengenalkan STEM dalam pendidikan anak sejak sekarang, kita sedang mempersiapkan mereka menghadapi tantangan masa depan dengan lebih percaya diri. Anak-anak yang terbiasa berpikir kritis, berkolaborasi, dan menguasai dasar teknologi akan lebih siap menghadapi perubahan yang cepat. STEM bukan sekadar tren, melainkan pendekatan yang bisa membentuk karakter, cara berpikir, dan keterampilan anak dalam jangka panjang. Semakin awal dikenalkan, semakin besar dampaknya terhadap masa depan mereka. Belajar STEM Jadi Lebih Mudah Bersama Timedoor Academy Jika Anda ingin anak belajar logika, teknologi, dan kreativitas secara menyenangkan, Timedoor Academy menyediakan kelas online interaktif seperti coding, robotika, dan matematika. Materi disusun khusus untuk anak dan disampaikan dengan cara yang menarik serta mudah dipahami. Coba kelas gratis sekarang dan bantu anak mengenal dunia STEM dalam pendidikan anak sejak dini, dengan cara yang seru dan bermakna langsung dari rumah.
float button