Apr 30, 2025

10 Tips Menyiapkan Ruang Belajar Anak di Rumah Yang Nyaman dan Produktif

10 Tips Menyiapkan Ruang Belajar Anak di Rumah Yang Nyaman dan Produktif image

Di era digital seperti sekarang, anak-anak tidak hanya belajar di sekolah, tetapi juga melalui berbagai platform daring dari rumah. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menyediakan ruang belajar anak di rumah yang mendukung fokus dan kenyamanan. Lingkungan belajar yang tertata baik dapat meningkatkan produktivitas, menjaga semangat belajar tetap positif, serta membentuk kebiasaan belajar mandiri sejak dini.

Berikut adalah panduan lengkap dan praktis untuk menyiapkan ruang belajar anak yang ideal dari sisi kenyamanan, keamanan, hingga dukungan teknologi.

10 Tips Menyiapkan Ruang Belajar Anak di Rumah Yang Nyaman dan Produktif

1. Pilih Lokasi yang Tenang dan Minim Gangguan

ruang belajar anak di rumah

Langkah pertama adalah menentukan lokasi belajar yang tidak banyak dilalui orang. Idealnya, ruang belajar anak di rumah berada di area yang jauh dari televisi, dapur, atau tempat bermain. Jika tidak tersedia ruang khusus, manfaatkan sudut kamar atau ruang keluarga yang bisa disulap menjadi area belajar sederhana.

Gunakan rak buku atau partisi ringan untuk membedakan zona belajar dan zona istirahat.

2. Pastikan Pencahayaan Cukup

Pencahayaan yang baik akan mendukung kenyamanan dan suasana ruang belajar anak di rumah. Gunakan cahaya alami dari jendela pada siang hari, dan siapkan lampu meja dengan pencahayaan putih yang terang namun tidak menyilaukan untuk malam hari. Hindari pencahayaan yang terlalu redup karena dapat membuat anak cepat mengantuk dan kurang fokus.

3. Gunakan Meja dan Kursi yang Ergonomis

Perabot yang nyaman akan membantu menjaga postur tubuh anak dan mencegah rasa lelah. Pastikan tinggi kursi dan meja sesuai dengan tinggi badan anak. Tambahkan bantalan duduk atau alas kaki jika diperlukan agar anak bisa duduk dengan nyaman dalam waktu yang lama.

4. Kurangi Gangguan Visual dan Suara

Dekorasi yang terlalu ramai dapat mengalihkan perhatian. Pilih warna dinding atau meja belajar yang netral dan menenangkan. Jauhkan mainan dan perangkat yang tidak berhubungan dengan kegiatan belajar dari jangkauan anak saat berada di ruang belajarnya.

Jika suara dari luar ruang belajar untuk anak di rumah cukup mengganggu, pertimbangkan menggunakan headphone saat anak mengikuti kelas online.

5. Sediakan Semua Perlengkapan Belajar di Satu Tempat

Siapkan semua perlengkapan yang dibutuhkan seperti alat tulis, buku, laptop, headset, dan koneksi internet yang stabil. Hal ini membantu anak tetap fokus karena tidak perlu bolak-balik meninggalkan tempat belajarnya untuk mengambil barang.

Gunakan tempat penyimpanan atau rak kecil agar meja belajar tetap rapi.

6. Tempelkan Jadwal Harian

Membuat jadwal belajar membantu anak mengelola waktu dengan lebih baik. Tempelkan jadwal harian di dekat meja belajar dan buat dalam bentuk yang menarik seperti tabel warna atau ilustrasi. Jadwal ini bisa mencakup waktu belajar, istirahat, makan, dan aktivitas santai.

7. Libatkan Anak dalam Menata Ruang Belajarnya

Libatkan anak dalam menentukan tata letak meja, memilih warna, atau menghias area belajarnya. Ketika anak merasa memiliki ruang tersebut, ia akan lebih semangat untuk menggunakannya dan lebih bertanggung jawab terhadap kebersihan serta keteraturannya.

8. Pastikan Sirkulasi Udara dan Suhu Ruangan Baik

Ruangan yang sejuk dan tidak pengap sangat penting untuk kenyamanan belajar. Buka jendela secara berkala agar udara berganti atau gunakan kipas angin dan AC jika diperlukan. Aroma ruangan juga berpengaruh. Pilih aroma lembut yang menenangkan seperti lavender.

9. Sesuaikan dengan Kegiatan Digital Anak

Jika anak mengikuti pembelajaran digital, pastikan perangkat seperti laptop, tablet, dan koneksi internet dalam kondisi baik. Pastikan webcam dan mikrofon berfungsi dengan lancar, serta posisi duduk anak tetap ergonomis selama sesi daring.

10. Tambahkan Elemen Personal yang Memotivasi

Pajang hasil karya anak, sertifikat, atau kutipan inspiratif di sekitar ruang belajar. Hal ini bisa meningkatkan rasa percaya diri dan membuat anak merasa bangga dengan proses belajarnya.

Lengkapi Ruang Belajar Anak dengan Program Belajar yang Tepat

Menyiapkan ruang belajar anak di rumah yang nyaman hanya akan maksimal jika didukung oleh materi belajar yang menarik dan relevan. Timedoor Academy hadir untuk membantu anak belajar secara online dengan cara yang menyenangkan dan terstruktur.

Dengan pilihan kelas seperti coding, robotika, matematika, hingga kreativitas digital, anak bisa mengembangkan potensinya sesuai minat tanpa meninggalkan kenyamanan rumah.

 Image

Daftarkan anak pada kelas percobaan gratis di Timedoor Academy dan bantu mereka meraih masa depan dengan cara belajar yang seru dan berkualitas.

Artikel Lainnya

Anak BeLajar coding di Rumah
DIY Coding Yang Bisa Anda Lakukan Bersama Anak di Rumah – Belajar dan Berkreasi Bersama!
Jika anak-anak Anda tertarik dengan dunia teknologi, mereka pasti akan senang mengeksplorasi coding dan membuat sesuatu yang bisa mereka interaksikan. Dan tahukah Anda? Coding itu tidak sesulit yang dibayangkan! Ini adalah pengalaman belajar yang menyenangkan dan edukatif yang bisa Anda dan anak-anak nikmati bersama. Di Timedoor Academy, kami percaya pada kekuatan belajar melalui praktek. Proyek coding DIY tidak hanya mengajarkan keterampilan coding dasar, tetapi juga memicu kreativitas, pemecahan masalah, dan kerjasama tim. Kenapa tidak terjun ke dunia coding dan libatkan anak Anda dalam aktivitas belajar yang menarik hari ini? Untuk memulai, kami telah menyusun daftar aktivitas coding yang menyenangkan yang sempurna untuk anak-anak usia 6 hingga 12 tahun. Ayo, jadikan belajar dan coding petualangan seru di rumah! 1. Membuat Animasi Sederhana Dengan Coding Menggunakan Scratch Scratch adalah bahasa pemrograman visual yang ramah untuk pemula, yang memungkinkan anak-anak membuat cerita, game, dan animasi mereka sendiri. Dengan Scratch, anak-anak bisa membuat proyek interaktif hanya dengan menyeret dan menjatuhkan blok kode. Ide Proyek: • Buat animasi sederhana di mana karakter bergerak di layar atau saling berinteraksi. Misalnya, buat cerita di mana seekor kucing berbicara dengan anjing, atau karakter yang menari! Kenapa Ini Menarik? • Scratch mengajarkan anak-anak konsep dasar seperti urutan, perulangan, dan penanganan kejadian. Selain itu, ini adalah cara yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengeksplorasi kreativitas mereka! 2. Membuat Coding Website Interaktif dengan HTML & CSS Ingin mengenalkan anak Anda pada dunia pengembangan web? Mulailah dengan dasar-dasar HTML (struktur situs web) dan CSS (penataan). Alat yang sederhana ini adalah dasar dari kebanyakan situs web dan merupakan cara yang bagus untuk mengajarkan coding sambil membangun sesuatu yang nyata. Ide Proyek: • Bantu anak Anda mendesain website pertama mereka—mungkin sebuah halaman pribadi, blog keluarga, atau situs tentang hobi favorit mereka. Tambahkan elemen menyenangkan seperti perubahan warna, tombol, dan gambar untuk membuatnya lebih unik! Kenapa Ini Menarik? • HTML dan CSS mudah dipelajari dan memberikan rasa pencapaian yang luar biasa begitu anak melihat situs mereka secara langsung. Ini juga keterampilan praktis yang bisa menginspirasi proyek web masa depan. 3. Membuat Game Pet Virtual Dengan Coding Menggunakan Scratch atau Python Untuk proyek yang lebih menantang, Anda bisa mengenalkan anak Anda pada game berbasis teks atau grafis. Mulailah dengan Scratch untuk pengalaman yang lebih mudah, atau pindah ke Python untuk game yang lebih mendetail dan berbasis kode. Ide Proyek: • Buat game pet virtual sederhana di mana pemain dapat memberi makan, bermain, dan merawat hewan peliharaan mereka. Game ini bisa melibatkan timer untuk merawat pet dan memberikan poin saat tugas dilakukan dengan benar. Kenapa Ini Menarik? • Proyek ini mengajarkan desain game, logika, dan kondisi (misalnya, "Jika Anda memberi makan pet, ia menjadi lebih bahagia"). Ini adalah cara yang sempurna untuk memperkenalkan anak pada pemrograman yang lebih kompleks sambil membuat game yang menyenangkan! 4. Membuat Proyek Seni Digital Dengan Coding Menggunakan Tynker Tynker adalah platform coding yang hebat untuk anak-anak yang mengajarkan coding lewat pelajaran interaktif yang menyenangkan. Ini adalah cara yang bagus untuk belajar coding sambil berkreasi. Ide Proyek: • Gunakan Tynker untuk membuat gambar digital atau animasi. Anak bisa membuat gambar mereka hidup dengan menggunakan blok kode dasar untuk menganimasikan bentuk atau objek! Kenapa Ini Menarik? • Tynker membuat belajar coding terasa seperti proyek seni yang kreatif. Ini adalah cara yang menyenangkan bagi anak-anak untuk menggabungkan minat mereka pada seni dan coding! 5. Membuat Robot DIY dengan Kit Coding Jika Anda memiliki akses ke kit coding seperti LEGO Mindstorms, LittleBits, atau kit robotik lainnya, ini adalah proyek praktis yang sempurna untuk mengenalkan anak pada dunia coding. Ide Proyek: • Bangun dan program robot yang bisa bergerak, mendeteksi objek, atau mengikuti perintah sederhana. Anda bahkan bisa membuat tantangan di mana robot harus menavigasi labirin atau melakukan tugas, seperti mengambil benda-benda kecil. Kenapa Ini Menarik? • Robotika mengenalkan anak pada kedua aspek perangkat keras dan perangkat lunak, menjembatani dunia fisik dan digital. Ini mendorong pemecahan masalah, berpikir kritis, dan kerjasama. 6. Membuat Pembuat Musik Dengan Coding Jika anak Anda menyukai musik, menggabungkannya dengan coding bisa menjadi proyek yang seru. Ada beberapa platform yang memungkinkan anak-anak membuat musik menggunakan kode. Ide Proyek: • Bantu anak Anda membuat generator musik sederhana yang memainkan berbagai suara atau irama berdasarkan input tertentu. Platform seperti Sonic Pi memungkinkan anak membuat musik dengan kode dan bahkan menciptakan ritme dan melodi! Kenapa Ini Menarik? • Proyek ini menggabungkan kreativitas dengan coding, memberi anak-anak cara yang menyenangkan untuk berinteraksi dengan musik dan teknologi. 7. Membuat Cerita Pilih-Adventure Sendiri Dengan Coding Salah satu cara yang menyenangkan untuk belajar coding adalah dengan membuat cerita interaktif, seperti game “Choose Your Own Adventure”. Anda bisa menggunakan platform sederhana seperti Twine yang memungkinkan anak-anak menulis cerita dengan pilihan berbasis kode. Ide Proyek: • Tulis cerita interaktif di mana pembaca dapat memilih jalan cerita, yang akan mengarah pada hasil yang berbeda. Misalnya, “Haruskah karakter pergi ke kiri atau kanan?” Cerita akan bercabang dari sana! Kenapa Ini Menarik? • Ini mengajarkan anak-anak logika, urutan, dan bagaimana keputusan dalam coding bisa memengaruhi hasil. Selain itu, ini adalah cara yang bagus untuk anak-anak berlatih menulis dan bercerita. Coding Itu Seru dan Bermanfaat! Di Timedoor Academy, kami percaya bahwa belajar coding itu tidak hanya tentang keterampilan teknis—tapi juga tentang memicu rasa ingin tahu, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis. Dengan mengikuti proyek DIY coding ini, Anda tidak hanya mengajarkan keterampilan pemrograman yang berharga kepada anak, tapi juga mempererat hubungan melalui pengalaman kreatif bersama. Jadi, ambil alat Anda, mulai coding, dan yang terpenting, nikmati waktu bersama anak Anda! Ingat, cara terbaik untuk belajar adalah dengan melakukannya—dan tidak ada cara yang lebih baik untuk belajar bersama selain melalui proyek kreatif yang menyenangkan. Siap untuk menggali lebih dalam tentang coding? Bergabunglah dengan salah satu kelas coding online di Timedoor Academy dan dukung perjalanan belajar anak Anda dalam lingkungan yang terstruktur, menyenangkan, dan penuh dukungan. Kami menawarkan Free Trial untuk memberikan pengalaman belajar pertama tanpa biaya, sehingga anak Anda dapat mencoba kelas kami sebelum memutuskan untuk melanjutkan. Kursus kami dirancang untuk membantu anak-anak mengembangkan keterampilan coding mereka sambil tetap menikmati setiap langkahnya. Kunjungi website kami atau hubungi tim kami untuk informasi lebih lanjut tentang kursus terbaik untuk anak Anda, termasuk cara mendapatkan free trial yang kami tawarkan!
Pengumuman Pemenang Bootcamp Desember 2024
Pengumuman Pemenang Bootcamp Desember 2024
BootCamp Timedoor Academy 2024 diselenggarakan dari tanggal 9 hingga 27 Desember 2024, dengan lebih dari 200 peserta dari kelas Online dan Offline di seluruh Indonesia. Tahun ini, kami juga memiliki dua program baru yang menarik: Kids Machine Learning dan Entrepreneurship, yang menambah antusiasme para siswa kami. Timedoor Academy menghadirkan BootCamp dinamis selama 5 hari, dengan berbagai program yang dapat dipilih siswa sesuai minat mereka. Coding Camp mencakup berbagai kursus seperti Game Development, Website Development, Python Development, Roblox Development, Artificial Intelligence, dan Internet of Things (IoT). Sementara itu, Design Camp berfokus pada pengembangan kreativitas siswa melalui program seperti Animation Creation, Branding Design, UI/UX Design, dan Comic Making. Di Timedoor Academy, kami bertujuan membantu siswa menjadi programmer, desainer, dan komikus yang andal hanya dalam waktu 5 hari dengan menantang mereka untuk menciptakan proyek-proyek terbaik menggunakan platform mutakhir. Pengalaman ini membekali mereka untuk menjadi ahli digital yang siap menghadapi tantangan masa kini dan masa depan! Hari ini, kami dengan bangga mengumumkan para penerima penghargaan tertinggi dari setiap kategori program. Para pemenang ini diakui atas pencapaian mereka dalam Best Project dan Best Participant. Lihat daftar pemenangnya di bawah ini! JUNIOR ANIMATOR CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Malik Akbar Pahlevi Cimanggu, Bogor Best Participant Made Indah Widyasari Renon JUNIOR 3D GAME CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Ibra Maimun Medan Best Participant Azfar Milo Respati Gatsu JUNIOR CONSTRUCT CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Randall Elmer Keeley Sanjaya Citraland Best Participant Brigita Clarisa Kanaya Bandaso Cikarang KIDS CONSTRUCT BEGINNER + WEBSITE CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Muhammad Iqbal Rachman Jambi Best Participant M.Abizar Maimun Medan KIDS MACHINE LEARNING CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Nabila Syahquita Pontianak Best Participant I Gede Agasthya Putra Darmawan Gatsu KIDS ANDROID APP DEVELOPER CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Raisa Raya Sabriya Jambi Best Participant Fatih Rizqi Mubarok Jambi KIDS ROBLOX CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Tyo Putra Daud Gorontalo Best Participant Natanael Halim Cikarang KIDS PYTHON CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Reinhart Amadeus Christianto Online ID Best Participant Olivia Kisya Mahendra Jimbaran KIDS AI DEVELOPER CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Jason Andrew Cikarang Best Participant Gabriel Prathama Wijaya Online ID TEENS PHASER CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Naufal Arfan Online ID Best Participant Muhammad Rizki Mahendra Online ID TEENS WEB DEVELOPER CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Arkaan Fatih Safaraz Pekanbaru Best Participant Faeyza Nur Huda Online ID TEENS ROBLOX CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Affa Danendra Sarwoko Pontianak Best Participant Muhammad Vedro Alfadillah Pontianak TEENS PYTHON CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Gregory Gaven Greenlake Best Participant Komang Gede Bayu Sefti Wiguna Renon TEENS APP DEV CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project I Gusti Ayu Ari Cahya Widiadnyani Gatsu Best Participant Valkyrie Chan Online ID TEENS AI DEV CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Filigon Bryliant El Fikri Sirait Kelapa Gading Best Participant Aghniya Kelapa Gading  COMIC KIDS CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Razita Maryam Hernanda Online ID Best Participant Christopher Martin Susanto Online ID  COMIC TEENS CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Joanne Gracia Susanto Online ID Best Participant Ulinnuha Inma Ghozali Online ID  DESIGN BRANDING CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Kanaka Mahabarata Online ID Best Participant Anja Ruci Berlian Online ID  DESIGN ANIMATION CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Manuel Angelo Siburian Online ID Best Participant Justin Clarence Luckijaya Gatsu  DESIGN UI/UX WEB CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Jovan Wang Online ID Best Participant Jonathan Wang Online ID IOT KIDS & TEENS CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Kevin Hansel Wibowo Citraland Best Participant Kadek Nirwasita Danaswara Gatsu
8 Alasan Mengapa Anak Anda Perlu Ikut Kelas Coding
8 Alasan Mengapa Anak Anda Perlu Ikut Kelas Coding
Di era digital yang serba cepat seperti sekarang, coding bukan lagi keterampilan eksklusif bagi para profesional teknologi. Saat ini, coding sudah jadi salah satu bentuk literasi dasar, sama pentingnya dengan membaca, menulis, atau berhitung. Anak-anak tumbuh di tengah dunia yang dipenuhi teknologi—dari video YouTube, game online, sampai perangkat pintar yang mereka gunakan setiap hari. Daripada hanya menjadi penikmat teknologi, kenapa tidak ajarkan anak untuk jadi penciptanya? Di sinilah peran penting kelas coding. Program ini membekali anak dengan keterampilan berharga yang jauh melampaui layar. Berikut 8 alasan kenapa kelas coding bisa jadi salah satu keputusan terbaik untuk masa depan anak Anda: 1. Kelas Coding Melatih Kemampuan Problem Solving Anak Pada dasarnya, coding adalah tentang memecahkan masalah. Anak belajar bagaimana membagi tantangan besar jadi langkah-langkah kecil, mencoba berbagai solusi, dan tidak menyerah saat gagal. Proses ini melatih logika dan kesabaran mereka. Bayangkan anak Anda sedang membuat game sederhana. Karakternya seharusnya bisa melompat saat tombol ditekan, tapi tidak berhasil. Mereka akan mulai bertanya: "Apa yang salah? Apakah perintahnya benar?" Proses mencari tahu ini membangun kemampuan berpikir kritis yang sangat berguna di sekolah dan kehidupan sehari-hari. 2. Kelas Coding Mengasah Kreativitas Anak Coding bukan sekadar menulis kode. Ini adalah cara anak untuk bercerita, membuat game, menghidupkan karakter, dan merancang dunia digital mereka sendiri. Lewat platform seperti Scratch atau Roblox Studio, ide-ide liar mereka bisa berubah jadi proyek nyata. Kreativitas ini juga membangun rasa percaya diri. Anak jadi tahu bahwa mereka bisa menciptakan sesuatu yang seru, menarik, dan orisinal. 3. Kelas Coding Menumbuhkan Ketekunan dan Percaya Diri Coding mengajarkan bahwa gagal itu hal biasa. Bahkan, kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Saat kode tidak berjalan, anak-anak didorong untuk mencoba lagi. Dan lagi. Sampai berhasil. Lama-lama, mereka terbiasa berpikir: “Aku bisa memperbaikinya,” atau “Aku tahu cara mencari solusinya.” Pola pikir seperti ini sangat bermanfaat, baik di sekolah, olahraga, maupun dalam hubungan sosial. 4. Kelas Coding Memberikan Pembelajaran yang Terstruktur Tentu, anak bisa belajar sendiri dari video gratis di internet. Tapi kelas coding memberikan struktur yang jelas, sesuai usia dan tingkat kemampuan anak. Dengan bimbingan instruktur berpengalaman, mereka bisa bertanya, dapat dukungan, dan berkembang di lingkungan yang aman. Sama seperti belajar musik atau renang—punya pelatih itu sangat membantu. 5. Kelas Coding Membekali Anak untuk Masa Depannya Dunia kerja sedang berubah. Banyak pekerjaan yang akan ada di masa depan bahkan belum tercipta hari ini. Tapi satu hal pasti: teknologi akan jadi bagian besar dari semua bidang kerja. Dengan belajar coding, anak Anda punya modal awal yang kuat. Bahkan jika nantinya tidak menjadi programmer, mereka akan memahami cara kerja teknologi—pengetahuan yang sangat berguna di bidang apapun, dari kesehatan, bisnis, sampai seni. 6. Kelas Coding Melatih Anak untuk Bekerja Sama Banyak yang mengira coding itu pekerjaan individu. Padahal di kelas coding, anak-anak sering bekerja dalam tim. Mereka berbagi ide, membuat proyek bersama, dan memberi masukan satu sama lain. Hal ini melatih kemampuan komunikasi dan kerja sama mereka—dua soft skill penting yang akan dibutuhkan dalam karier apapun di masa depan. 7. Kelas Coding Itu Menyenangkan! Yang paling penting: coding itu seru! Kalau diajarkan dengan cara yang fun dan interaktif, anak-anak akan antusias setiap kali waktunya belajar. Mereka bisa membuat game, aplikasi, bahkan cerita digital sendiri. Jadi pencipta, bukan sekadar pengguna. Dan ketika anak belajar sambil bersenang-senang, mereka akan lebih semangat dan konsisten. 8. Mulai Dini Bikin Anak Makin Percaya Diri di Dunia Digital Seperti belajar bahasa atau alat musik, coding juga lebih mudah dipelajari sejak kecil. Anak-anak cenderung penasaran, berani mencoba, dan tidak takut salah. Mereka lebih cepat menyerap hal baru. Dengan mengenalkan coding sejak dini, Anda membantu anak membangun kepercayaan diri di dunia digital. Mereka tumbuh jadi generasi yang tidak hanya nyaman dengan teknologi, tapi juga mampu menggunakannya secara aktif dan kreatif. Gimana Cara Mulai Kelas Coding untuk Anak? Tenang, Anda tidak perlu jadi ahli teknologi untuk mendukung anak. Mulailah dari platform yang ramah anak seperti Scratch, di mana mereka bisa membuat program hanya dengan drag and drop. Tapi lebih baik lagi jika Anda mendaftarkan mereka ke kelas coding yang terstruktur, sesuai usia dan gaya belajar mereka. Kelas dengan pengajar sungguhan akan membantu mereka belajar lebih cepat dan efektif. Kenapa Pilih Timedoor Academy? Di Timedoor Academy, kami membuat belajar coding jadi menyenangkan dan bermakna. Kelas kami dirancang khusus untuk pemula, dengan proyek langsung, mentor yang ramah, dan ruang besar untuk bereksplorasi. Anak-anak akan membangun game, menyelesaikan tantangan, dan—yang terpenting—menikmati proses belajarnya. Ribuan orang tua di Indonesia dan luar negeri sudah merasakan manfaatnya. Sekarang giliran Anda! Ayo, bantu anak Anda menjelajahi dunia digital secara kreatif dan percaya diri. Daftarkan ke kelas coding atau coba trial gratis di Timedoor Academy hari ini!
float button