Jan 03, 2025

Pengumuman Pemenang Bootcamp Desember 2024

Pengumuman Pemenang Bootcamp Desember 2024 image

BootCamp Timedoor Academy 2024 diselenggarakan dari tanggal 9 hingga 27 Desember 2024, dengan lebih dari 200 peserta dari kelas Online dan Offline di seluruh Indonesia. Tahun ini, kami juga memiliki dua program baru yang menarik: Kids Machine Learning dan Entrepreneurship, yang menambah antusiasme para siswa kami.

Timedoor Academy menghadirkan BootCamp dinamis selama 5 hari, dengan berbagai program yang dapat dipilih siswa sesuai minat mereka. Coding Camp mencakup berbagai kursus seperti Game Development, Website Development, Python Development, Roblox Development, Artificial Intelligence, dan Internet of Things (IoT). Sementara itu, Design Camp berfokus pada pengembangan kreativitas siswa melalui program seperti Animation Creation, Branding Design, UI/UX Design, dan Comic Making.

Di Timedoor Academy, kami bertujuan membantu siswa menjadi programmer, desainer, dan komikus yang andal hanya dalam waktu 5 hari dengan menantang mereka untuk menciptakan proyek-proyek terbaik menggunakan platform mutakhir. Pengalaman ini membekali mereka untuk menjadi ahli digital yang siap menghadapi tantangan masa kini dan masa depan!

Hari ini, kami dengan bangga mengumumkan para penerima penghargaan tertinggi dari setiap kategori program. Para pemenang ini diakui atas pencapaian mereka dalam Best Project dan Best Participant. Lihat daftar pemenangnya di bawah ini!

JUNIOR ANIMATOR
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Malik Akbar Pahlevi Cimanggu, Bogor
Best Participant Made Indah Widyasari Renon
JUNIOR 3D GAME
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Ibra Maimun Medan
Best Participant Azfar Milo Respati Gatsu
JUNIOR CONSTRUCT
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Randall Elmer Keeley Sanjaya Citraland
Best Participant Brigita Clarisa Kanaya Bandaso Cikarang
KIDS CONSTRUCT BEGINNER + WEBSITE
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Muhammad Iqbal Rachman Jambi
Best Participant M.Abizar Maimun Medan
KIDS MACHINE LEARNING
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Nabila Syahquita Pontianak
Best Participant I Gede Agasthya Putra Darmawan Gatsu
KIDS ANDROID APP DEVELOPER
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Raisa Raya Sabriya Jambi
Best Participant Fatih Rizqi Mubarok Jambi
KIDS ROBLOX
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Tyo Putra Daud Gorontalo
Best Participant Natanael Halim Cikarang
KIDS PYTHON
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Reinhart Amadeus Christianto Online ID
Best Participant Olivia Kisya Mahendra Jimbaran
KIDS AI DEVELOPER
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Jason Andrew Cikarang
Best Participant Gabriel Prathama Wijaya Online ID
TEENS PHASER
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Naufal Arfan Online ID
Best Participant Muhammad Rizki Mahendra Online ID
TEENS WEB DEVELOPER
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Arkaan Fatih Safaraz Pekanbaru
Best Participant Faeyza Nur Huda Online ID
TEENS ROBLOX
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Affa Danendra Sarwoko Pontianak
Best Participant Muhammad Vedro Alfadillah Pontianak
TEENS PYTHON
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Gregory Gaven Greenlake
Best Participant Komang Gede Bayu Sefti Wiguna Renon
TEENS APP DEV
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project I Gusti Ayu Ari Cahya Widiadnyani Gatsu
Best Participant Valkyrie Chan Online ID
TEENS AI DEV
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Filigon Bryliant El Fikri Sirait Kelapa Gading
Best Participant Aghniya Kelapa Gading
 COMIC KIDS
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Razita Maryam Hernanda Online ID
Best Participant Christopher Martin Susanto Online ID
 COMIC TEENS
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Joanne Gracia Susanto Online ID
Best Participant Ulinnuha Inma Ghozali Online ID
 DESIGN BRANDING
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Kanaka Mahabarata Online ID
Best Participant Anja Ruci Berlian Online ID
 DESIGN ANIMATION
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Manuel Angelo Siburian Online ID
Best Participant Justin Clarence Luckijaya Gatsu
 DESIGN UI/UX WEB
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Jovan Wang Online ID
Best Participant Jonathan Wang Online ID
IOT KIDS & TEENS
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Kevin Hansel Wibowo Citraland
Best Participant Kadek Nirwasita Danaswara Gatsu

Artikel Lainnya

cara mengurangi screen time pada anak
Cara Mengurangi Screen Time pada Anak Dan Meningkatkan Aktivitas Fisik
Seiring dengan maraknya alat teknologi canggih—mulai dari TV, tablet, smartphone, hingga laptop, banyak orang tua saat ini bertanya-tanya: bagaimana cara mengurangi screen time pada anak tanpa harus berdebat setiap hari? Dengan semakin banyaknya kegiatan belajar, hiburan, dan interaksi sosial yang dilakukan secara online, anak-anak menghabiskan lebih banyak waktu di depan layar daripada sebelumnya. Padahal, screen time berlebihan bisa berdampak pada kesehatan fisik, kualitas tidur, bahkan kondisi emosional anak. Lalu bagaimana cara menyeimbangkannya? Artikel ini membagikan tips praktis untuk mengurangi waktu layar sekaligus mendorong anak lebih aktif secara fisik, agar mereka tumbuh lebih sehat dan seimbang.   Kenapa Screen Time Perlu Dikurangi? Memahami cara mengurangi screen time pada anak dimulai dari mengetahui dampaknya. Menurut American Academy of Pediatrics, anak usia di atas lima tahun sebaiknya tidak menghabiskan lebih dari dua jam per hari untuk screen time (di luar kebutuhan belajar). Terlalu sering menatap layar bisa menyebabkan: Ketegangan mata dan postur tubuh yang buruk Gangguan tidur Kenaikan berat badan dan lesu Penurunan fokus dan kreativitas Sebaliknya, aktivitas fisik yang rutin bermanfaat untuk: Pertumbuhan yang sehat dan tulang yang kuat Suasana hati yang lebih baik dan fokus yang meningkat Pola tidur yang teratur Kemampuan sosial dan kerja sama tim   1. Buat Aturan dan Jadwal yang Konsisten Langkah pertama dalam menerapkan cara mengurangi screen time pada anak adalah dengan menetapkan batasan yang jelas. Anak-anak cenderung lebih nyaman dengan rutinitas, dan jadwal yang konsisten membantu mereka belajar disiplin. Alternatif: Tetapkan waktu bebas gadget di pagi dan malam hari Gunakan timer atau aplikasi untuk membatasi durasi Jangan letakkan perangkat di kamar tidur, terutama menjelang tidur Berikan reward untuk aktivitas tanpa layar 2. Ganti Screen Time Pasif dengan Aktivitas Kreatif Tidak semua screen time itu buruk. Tapi penting untuk mengarahkan anak ke aktivitas yang lebih kreatif atau menggantinya dengan kegiatan fisik. Alternatif: Ajak anak menggambar, menyusun puzzle, atau kerajinan tangan Tukar tontonan pasif dengan video edukatif yang interaktif Gunakan aplikasi musik untuk mengajak mereka menari Daftarkan anak ke les olahraga seperti berenang atau bela diri 3. Jadi Contoh yang Baik Anak-anak meniru kebiasaan orang dewasa. Kalau orang tua terus-menerus bermain ponsel, tentu lebih sulit meminta anak menjauh dari layar. Menjadi panutan adalah cara yang sangat efektif untuk menunjukkan cara mengurangi screen time pada anak. Alternatif: Membaca buku saat anak sedang bermain Jauhkan ponsel saat makan bersama Ajak jalan sore sebagai pengganti nonton TV Bermain permainan fisik bersama anak 4. Libatkan Anak dalam Merancang Waktu Screen Time Saat anak dilibatkan dalam perencanaan aktivitas, mereka akan lebih bersemangat untuk menjalankannya. Coba ajak anak menyusun jadwal mingguan bebas layar. Alternatif: Buat toples ide aktivitas seperti bersepeda, membuat kue, atau petak umpet Gunakan stiker sebagai penghargaan screen-free time Biarkan anak memilih permainan keluarga atau rencana akhir pekan 5. Bangun Rutinitas Fisik yang Menyenangkan Menyeimbangkan screen time dengan gerak tubuh tidak harus lewat olahraga formal. Cari tahu apa yang mereka suka, lalu kembangkan dari situ. Alternatif: Rancang rintangan di halaman rumah Selipkan sesi menari di sela belajar Yoga keluarga atau stretching bareng Tonton video gerak pendek khusus anak Ubah kegiatan rumah jadi lomba kecil yang seru 6. Gunakan Teknologi yang Mendorong Aktivitas Fisik Mengaplikasikan cara mengurangi screen time pada anak.sepenuhnya mungkin tidak realistis. Tapi teknologi juga bisa dipakai untuk menggerakkan anak, jika digunakan secara bijak. Alternatif: Aplikasi menari seperti GoNoodle Game AR yang mendorong anak berjalan atau bergerak Video game olahraga seperti Ring Fit Platform belajar yang menyisipkan jeda aktivitas fisik 7. Ciptakan Tradisi Bebas Screen Time Luangkan waktu berkualitas bersama keluarga dengan kegiatan yang tidak melibatkan layar. Kebiasaan ini akan mempererat hubungan dan menunjukkan bahwa bersenang-senang tidak selalu harus lewat gadget. Alternatif: Malam masak bareng keluarga Jalan-jalan ke taman atau alam terbuka Berkebun atau proyek DIY bersama Ikut kegiatan sosial atau komunitas lokal Menerapkan cara mengurangi screen time pada anak bukan berarti harus melarang penggunaan gadget sepenuhnya. Yang penting adalah membangun rutinitas yang sehat dan seimbang. Ketika waktu layar dipadukan dengan aktivitas fisik, anak jadi lebih fokus, kreatif, dan tangguh secara emosional. Dengan keterlibatan orang tua, aturan yang jelas, dan kegiatan seru sebagai pengganti, anak-anak bisa tumbuh dengan pola hidup yang aktif tanpa kehilangan manfaat positif dari teknologi.   Screen Time yang Sehat Dimulai di Timedoor Academy Ingin menjadikan screen time anak lebih bermanfaat? Di Timedoor Academy, anak-anak bisa belajar coding, animasi, dan proyek digital lainnya dalam lingkungan yang menyenangkan dan terstruktur. Didampingi oleh guru secara langsung dan jadwal fleksibel, program kami membantu membentuk kebiasaan digital yang sehat dan berpikir kritis. Coba kelas gratisnya dan lihat bagaimana anak bisa menikmati screen time dengan cara yang lebih cerdas dan seimbang. Kunjungi Timedoor Academy untuk mulai hari ini.
Aplikasi Belajar Anak SD
10 Aplikasi Belajar Anak SD Terbaik di Tahun 2025
Memasuki tahun 2025, peran teknologi dalam pendidikan semakin penting, terutama bagi anak-anak usia sekolah dasar. Saat ini, ada banyak aplikasi belajar anak SD yang dirancang untuk meningkatkan kreativitas, fokus belajar, dan semangat anak dalam memahami berbagai materi. Tidak hanya berguna di dalam kelas, aplikasi-aplikasi ini juga bisa membantu anak belajar secara mandiri di rumah. Melalui pendekatan interaktif dan menyenangkan, anak-anak bisa mengembangkan kemampuan dasar yang akan berguna hingga jenjang pendidikan selanjutnya. Berikut 10 aplikasi belajar anak SD terbaik di tahun 2025 yang wajib dicoba untuk mendukung proses belajar anak Anda:   10 Aplikasi Belajar Anak SD Terbaik di Tahun 2025   1. Kahoot! Fokus: Kuis interaktif dan pembelajaran menyenangkanKahoot! mengubah proses belajar menjadi kuis seru yang membuat anak-anak merasa seperti sedang bermain game. Dengan tampilan warna-warni dan pertanyaan yang interaktif, Kahoot! berhasil menjadi salah satu aplikasi belajar anak SD paling favorit hingga kini. Cara Menggunakannya: Orang tua atau guru bisa membuat kuis sendiri sesuai pelajaran seperti matematika atau IPA. Anak bisa bermain sendiri atau berkelompok dan langsung mendapatkan skor berdasarkan jawaban mereka. 2. Seesaw Fokus: Portofolio digital dan komunikasi orang tua-guruSeesaw memungkinkan anak untuk mengunggah tugas sekolah, gambar, atau video sebagai dokumentasi belajar mereka. Aplikasi ini juga membantu orang tua memantau perkembangan anak secara real-time. Cara Menggunakannya: Anak-anak dapat memotret hasil karya mereka atau merekam suara untuk menjelaskan tugas. Guru dan orang tua dapat memberikan komentar atau arahan langsung di aplikasi. 3. Google Classroom Fokus: Manajemen tugas dan materi pelajaranGoogle Classroom termasuk aplikasi belajar anak SD yang efektif untuk mengatur tugas, jadwal, dan materi pelajaran. Semua data tersimpan dalam satu platform yang mudah diakses kapan saja. Cara Menggunakannya: Guru bisa memberikan tugas atau ujian, sementara siswa dapat mengumpulkan tugas mereka langsung dari HP atau laptop. Integrasi dengan Google Drive juga memudahkan kerja kelompok. 4. Scratch Fokus: Belajar coding dan kreativitasScratch mengajarkan anak-anak dasar-dasar coding dengan cara visual dan menyenangkan. Anak bisa membuat game, cerita interaktif, atau animasi mereka sendiri. Cara Menggunakannya: Dengan sistem drag-and-drop, anak-anak bisa memprogram karakter untuk bergerak atau berbicara. Ini adalah langkah awal yang bagus untuk mengenalkan logika pemrograman sejak dini. 5. Epic! Fokus: Perpustakaan digital untuk anakEpic! adalah perpustakaan digital yang menawarkan ribuan buku, audiobook, dan video edukatif untuk anak SD. Ini adalah salah satu aplikasi belajar anak SD terbaik untuk meningkatkan minat baca. Cara Menggunakannya: Anak-anak bisa memilih buku sesuai tingkat membaca mereka. Ada juga fitur membaca dengan suara yang sangat membantu anak dalam memahami cerita. 6. ClassDojo Fokus: Penguatan perilaku positif dan komunikasi kelasClassDojo adalah aplikasi yang mendorong perilaku baik di kelas dan di rumah. Anak-anak mendapat poin ketika melakukan tindakan positif, seperti membantu teman atau disiplin belajar. Cara Menggunakannya: Guru atau orang tua dapat memberikan penghargaan berupa poin dan komentar positif. Anak-anak pun belajar tentang tanggung jawab dan kerja sama. 7. TinkerCAD Fokus: Desain 3D dan teknik dasarTinkerCAD mengenalkan anak-anak pada dunia desain dan rekayasa dengan cara membuat objek 3D sederhana. Cocok untuk anak yang suka menggambar atau membuat sesuatu. Cara Menggunakannya: Anak bisa membuat desain seperti gantungan kunci, rumah, atau robot. Ini jadi cara yang menyenangkan untuk belajar geometri dan kreativitas visual. 8. Google Earth Fokus: Eksplorasi geografi duniaGoogle Earth memberi pengalaman menjelajahi dunia secara virtual. Anak-anak bisa mempelajari negara, kota, dan keajaiban alam langsung dari layar. Cara Menggunakannya: Anak bisa menjelajahi tempat-tempat terkenal seperti Menara Eiffel atau Gunung Fuji, sambil belajar geografi dan budaya secara interaktif. 9. Duolingo Fokus: Belajar bahasa asingDuolingo adalah aplikasi belajar anak SD yang menyenangkan untuk mempelajari bahasa baru seperti Inggris, Spanyol, atau Jepang. Format gamifikasi membuat anak-anak semangat berlatih setiap hari. Cara Menggunakannya: Anak bisa menyelesaikan tantangan harian berupa kosakata, percakapan, dan kuis sederhana. Aplikasi ini juga menyediakan suara dan ilustrasi yang menarik. 10. BrainPOP Fokus: Video edukatif dan kuis interaktifBrainPOP menyajikan materi pembelajaran dalam bentuk video animasi pendek yang lucu dan informatif. Cocok untuk menjelaskan konsep yang sulit secara visual. Cara Menggunakannya: Guru atau orang tua bisa memutar video sesuai topik, lalu mengajak anak menjawab kuis atau berdiskusi bersama untuk menguji pemahaman mereka.   Mengapa Aplikasi Belajar Anak SD Penting di 2025? Aplikasi belajar anak SD bukan hanya alat bantu, tapi bagian penting dari proses pendidikan modern. Dengan pendekatan yang interaktif dan adaptif, aplikasi-aplikasi ini membantu anak belajar sesuai gaya dan kecepatannya masing-masing. Anak yang kesulitan bisa belajar lebih perlahan, sementara anak yang cepat tangkap bisa mengeksplorasi lebih jauh. Melalui aplikasi belajar anak SD, pembelajaran jadi lebih menyenangkan, fleksibel, dan bisa diakses di mana saja. Baik di rumah maupun di sekolah, teknologi membantu anak menjadi pembelajar aktif dan kreatif.   Coba Kelas Gratis Bersama Timedoor Academy! Ingin anak Anda semakin semangat belajar sambil bermain? Timedoor Academy menghadirkan program belajar digital yang seru dan penuh kreativitas. Coba kelas trial gratis hari ini dan temukan bagaimana kami mendampingi anak Anda berkembang dengan teknologi edukatif terbaik.
10 Aplikasi JavaScript Untuk Anak Belajar Coding Terbaik di 2025
10 Aplikasi JavaScript Untuk Anak Belajar Coding Terbaik di 2025
Memasuki tahun 2025, belajar coding bukan lagi sesuatu yang hanya dilakukan oleh orang dewasa. Kini, anak-anak pun mulai belajar pemrograman melalui berbagai aplikasi menarik yang sesuai dengan usia dan minat mereka. Salah satu cara terbaik untuk memulainya adalah dengan menggunakan aplikasi JavaScript untuk anak. Aplikasi-aplikasi ini menawarkan pendekatan belajar yang menyenangkan sekaligus terstruktur, sambil membantu anak mengembangkan kemampuan berpikir logis dan memecahkan masalah. Baik anak yang baru mulai mengenal dunia teknologi maupun yang sudah menunjukkan minat tinggi, daftar aplikasi JavaScript untuk anak tahun 2025 ini menyajikan pilihan terbaik untuk mendukung perjalanan belajar mereka. 10 Aplikasi JavaScript Terbaik untuk Anak Belajar Coding di 2025 1. CodeCombat Best for: Ages 10 to 15CodeCombat mengajarkan JavaScript melalui petualangan berbasis game. Anak-anak menulis kode asli untuk mengendalikan karakter, memecahkan teka-teki, dan menyelesaikan level. Sangat cocok untuk anak yang suka bermain game dan ingin belajar sambil beraksi. Keunggulan: Kode nyata dipadukan dengan misi seru yang bikin anak tetap semangat. 2. Tynker Best for: Ages 7 to 14Tynker menawarkan pelajaran yang tumbuh bersama anak. Dimulai dari coding blok visual dan secara bertahap mengenalkan JavaScript dan Python. Proyeknya kreatif seperti modifikasi Minecraft, penceritaan interaktif, dan tantangan luar angkasa. Keunggulan: Transisi mulus dari pemula ke coding nyata untuk perkembangan jangka panjang. 3. Grasshopper Best for: Ages 10 to 16Dikembangkan oleh Google, Grasshopper adalah aplikasi mobile dengan pelajaran singkat dan interaktif untuk mengajarkan JavaScript. Cocok buat anak yang siap naik level. Keunggulan: Desain bersih, target harian, dan penggunaan kode nyata membangun kepercayaan diri. 4. Kodable Best for: Ages 5 to 10Kodable mulai dengan konsep coding blok sederhana lalu mengenalkan JavaScript. Fokus pada logika awal dan pemikiran komputasional lewat game berwarna-warni. Keunggulan: Tersedia dasbor untuk orang tua memantau perkembangan anak. 5. Code.org’s App Lab Best for: Ages 11 to 16App Lab memberi kebebasan anak membuat aplikasi sendiri menggunakan JavaScript. Cocok untuk siswa yang siap menerapkan keterampilan melalui proyek nyata. Keunggulan: Kombinasi alat desain dan coding untuk latih kreativitas dan kemampuan teknis. 6. Bitsbox Best for: Ages 8 to 14Bitsbox mengirim proyek coding ke rumah yang mengajarkan anak cara membangun aplikasi menggunakan JavaScript. Cocok untuk pembelajar yang suka kombinasi materi fisik dan latihan digital. Keunggulan: Anak bisa langsung uji hasil coding mereka di ponsel atau tablet. 7. Hopscotch Best for: Ages 9 to 13Hopscotch adalah aplikasi coding visual yang juga mendorong anak menjelajahi JavaScript lewat proyek komunitas dan tutorial. Menarik untuk anak yang senang seni dan suka menyesuaikan hasil kerja. Keunggulan: Kombinasi seni dan kode membantu anak mengekspresikan kreativitas. 8. CodeMonkey’s Game Builder Best for: Ages 8 to 12CodeMonkey memperkenalkan konsep pemrograman melalui bahasa mirip JavaScript dan pembelajaran berbasis game. Tahapan lanjutan mencakup pemrograman JavaScript sesungguhnya. Keunggulan: Banyak materi bantuan tersedia untuk anak dan pengajar. 9. LightBot: Code Hour Best for: Ages 6 to 11LightBot mengajarkan logika dasar pemrograman melalui teka-teki. Cocok dikombinasikan dengan ekstensi JavaScript ketika anak sudah siap naik tingkat. Keunggulan: Bisa dimainkan secara offline dan fokus pada tantangan berbasis logika. 10. ScriptKit Junior Best for: Ages 10 to 14ScriptKit Junior adalah aplikasi coding ringan untuk iPad yang memungkinkan anak membuat aplikasi dasar dengan JavaScript yang disederhanakan. Cocok untuk anak yang tertarik dengan pengembangan aplikasi tanpa kompleksitas tinggi. Keunggulan: Interaksi sentuh dan coding digabungkan untuk pembelajaran yang intuitif. Mengapa Menggunakan Aplikasi JavaScript untuk Anak? Aplikasi JavaScript untuk anak membantu mereka memahami pemrograman sungguhan dengan cara yang menyenangkan dan mudah diakses. Ini menjadi fondasi untuk pembelajaran teknologi, rekayasa, hingga seni kreatif di masa depan. Manfaat utamanya: Mengembangkan logika dan fokus Meningkatkan kreativitas lewat proyek Mempersiapkan anak menghadapi karier teknologi Menumbuhkan rasa percaya diri dalam menyelesaikan masalah Cara Memilih Aplikasi JavaScript untuk Anak Agar manfaatnya maksimal, pilih aplikasi yang sesuai dengan usia, minat, dan tujuan belajar anak. Beberapa tips penting: Uji aplikasi terlebih dahulu untuk memastikan aman dan bebas iklan Pilih yang memiliki jalur belajar terstruktur Batasi waktu layar dan selingi dengan aktivitas fisik atau kreatif Libatkan anak dalam aktivitas kelompok atau proyek nyata Dukung Belajar Aplikasi JavaScript Untuk Anak di Timedoor Academy Di Timedoor Academy, kami menyediakan kelas online dan offline yang mengenalkan anak pada dunia pemrograman melalui JavaScript, Python, robotika, dan lainnya. Program kami disusun untuk membangun kemampuan berpikir kritis dan teknis anak dalam suasana belajar yang menyenangkan dan terarah. Coba kelas gratis di Timedoor Academy dan temukan cara kami menjadikan coding mudah dipahami dan bermakna bagi anak segala usia. Kunjungi situs kami sekarang dan mulai perjalanan teknologi cerdas anak Anda hari ini.
float button